SALAM (Pesantren Akhlak Mulia, Menumbuhkan Kecintaan Murid terhadap Al-Qur’an)
- Minggu, 25 Oktober 2026
- Al Azhar Artikel foto Galeri Kegiatan Kurikulum Merdeka literasi Parenting Prestasi Sekolah Islam
- Cetak

MAKASSAR 2026 — Menumbuhkan kedekatan dengan Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda Muslim. Melalui kegiatan SALAM (Pesantren Akhlak Mulia), murid SMP Islam Al Azhar 24 Makassar terlihat mengikuti aktivitas membaca Al-Qur’an dengan penuh perhatian dalam suasana yang mendukung pembiasaan nilai-nilai Islami.
Dalam dokumentasi kegiatan, tampak para murid duduk dengan tertib sambil membaca mushaf Al-Qur’an. Suasana tersebut menggambarkan salah satu bentuk pembiasaan religius yang dapat menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan murid, tidak hanya dalam pengembangan pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan sikap dan karakter.
Membiasakan Al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari
Membaca Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas melafalkan ayat-ayat suci. Di dalamnya terdapat proses belajar untuk mengenal firman Allah Swt., menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam, serta membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an, murid diharapkan semakin mengenal nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai tersebut dapat menjadi bekal dalam membangun sikap santun, disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati sesama.
Kegiatan seperti ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan proses yang berkelanjutan. Nilai-nilai kebaikan tidak cukup hanya dipahami melalui penjelasan, tetapi perlu ditumbuhkan melalui pembiasaan dan keteladanan dalam keseharian.
Pesantren Akhlak Mulia sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter
SALAM atau Pesantren Akhlak Mulia menjadi konteks kegiatan yang terdokumentasi dalam foto ini. Aktivitas membaca Al-Qur’an memperlihatkan salah satu bentuk pembelajaran keislaman yang dekat dengan praktik keseharian murid.
Pendidikan Islami yang bermakna diharapkan mampu membantu murid bertumbuh secara seimbang, dengan memperhatikan perkembangan pengetahuan, sikap, dan akhlak. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan.
Bagi murid, membangun kebiasaan baik merupakan sebuah perjalanan. Setiap kesempatan untuk membaca Al-Qur’an, belajar memahami ajaran Islam, dan membiasakan perilaku terpuji dapat menjadi langkah kecil yang berarti dalam proses tersebut.
Menumbuhkan Generasi yang Cerdas dan Berakhlak Mulia
Melalui dokumentasi kegiatan SALAM ini, SMP Islam Al Azhar 24 Makassar menghadirkan gambaran pentingnya pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam lingkungan pendidikan. Harapannya, semangat untuk dekat dengan Al-Qur’an dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter murid, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, pendidikan yang bermakna bukan hanya tentang apa yang dipelajari, tetapi juga tentang nilai-nilai baik yang tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan


